Masalah, dimana kamu?
Baru tadi malam Guru saya mengingatkan tentang “laa yukallifullaaha nafsan illa wus’aha”, ga akan deh Allah memberikan ujian diluar kemampuan hambanya. Cobaan yang hebat pasti cuma diberikan kepada orang yang hebat saja, begitupun juga dengan cobaan yang sedang-sedang cuma diberikan pada yang sanggup memikulnya saja.
Implikasinya, tak seharusnya kita mengeluh ketika dihadapkan dengan suatu masalah, seberat apapun itu menurut perasaan kita. Karena itu artinya, Allah telah menilai kita mampu menghadapinya. Allah sedang melihat kita sebagai orang hebat. Harusnya kita merasa tersanjung, bangga, senang, dan bersyukur dengan penghargaan itu.
Bayangkan deh kalo suatu hari boss kita tiba-tiba menyalami dan memberikan selamat, menyampaikan bahwa kita dipromosikan menjadi salah satu direktur di perusahaannya. Apakah kita akan langsung memaki-maki boss kita karena telah memberikan ujian dan tanggung jawab yang cukup besar? Haha…sebagian besar dari kita tentu tidak akan melakukannya. Sebaliknya kita akan dengan suka cita menerimanya, mungkin sampai ada yang mencium tangan si boss, sambil mengucapkan terima kasih tak berkesudahan. Padahal sebagai manusia, bisa jadi keputusan boss kita itu salah, atau karena ada udang di balik batu ketika mempromosikan kita. Who knows…
Tapi Allah tidak begitu, Allah tidak akan pernah salah. Ketika menurunkan ujian, proporsinya sudah pas dengan kemampuan kita. Tak akan dikurang-kurangi, apalagi dilebih-lebihkan.
Nah sekarang, ketika kita sudah yakin bahwa masalah yang menghampiri kita sudah atas ijin Allah, dan itu sudah pasti sangat sesuai dengan kemampuan kita, jangan cuma nunggu dong. Yuk, cari masalah yuk! huehehe… Jangan kuatir, kalo kemampuan kita belum mumpuni, insyaAlah ga akan ketemu tuh masalah. Tapi kalo bener-bener ketemu, jangan lari, hadapi saja. Tuh masalah datang sudah atas ijin Allah kok. Karena apa? Karena kemampuan kita sudah sebanding dengan masalah yang datang. Ayo, kita bisa!!!
Baru ada 1 tanggapan
Da 1 kalimt yg bgt dlm mknanya, hg merasuk dan t’ membiarkn sdktpun gelisah dan resah…..
ALLAHU MA’I….
ALLAHU NADHIRI….
ALLAHU SYAHIDI….
Nyumbang ide :